Translate

Sabtu, 03 Mei 2014

Aku Kalah

Pada siapa aku marah .
Tak menyangka jadi kalah
Rakyatku memang payah
Kasih sayangnya sepanjang galah
Tak ada lagi yang mau menjamah
Tempat mengadu hanya ibu dan ayah

Aku tak dengarkan kata ibu
Tak perlu bertarung dulu
Kalau mental belum siap di adu
Benar kata ibu
Bahaya kalau kalah pemilu

Sekali kalah jadi layu
Mata telah jadi kuyu
Padahal tadinya cuma sayu
Kulit kepala samakin berdebu
Pikiran berudah lugu
Tertawa sendiri walau tak lucu
Yang khawatir cuma ibu

Ibu! antarkan aku pergi ke tabib
Biar sedihku menghilang raib
Aku butuh mantra-mantra gaib
Biar penyakitku nanti di salib
Semua derita terhapus ajaib .

Minggu, 13 April 2014

Pintaku tertukar

Kukatakan, pada kekasihku
Setialah !
JAngan mendua !
Kau lebih cantik dengan paket itu

Kukatatakan pada kekasihku
Peliharalah cintamu padaku !
Aku akan tersanjung
Ku lebih bermatabat karenanya
Dan kau hanya milikku seorang

Kupinta pada kekasih temanku
Mengapa kau setia ?
Berilah, tempatku di hatimu
Mengapa kau tak mendua ?
Tarulah aku walau jadi yang kedua
Kau akan kukasihi daripada kekasihmu

Kupinta pada kekasih temanku
Perlukah, kau memelihara cintamu hanya pada kekasihmu ?
Pelihara jagalah perasaan cintamu padaku kau akan lebih memiliki banyak kasih, dari kekasih lain.
Karena kau bukan miliknya seorang

Aku bukanlah seorang pria yang egois
Aku pria yang brani jujur
Aku tak marah ketika kekasih temanku tak mengindahkan pintaku .

Karena aku sudah terlanjur marah pada kekasihku
Yang mengindahkan pentaku pada kekasih temanku
Apa salahku ?
Mengapa pintaku tertukar ?

Senin, 24 Maret 2014

Pluuuung !

Percayakah kau, aku ingin terkenal 
Toh, aku adalah selebritis 
Percayakah kau, aku ingin uang 
Toh aku sudah kaya sebelum aku jadi wakilmu 

Percayalah kau, aku cuma ingin berguna bagi bangsaku. 
Percayakah kau aku penting di rapat-rapat membicarakan kebutuhan kalian 

PERCAYALAH ! 

Kemanapun aku, kalian ada dalam pikiranku 
Melamun, kubahas dalam ingatanku 
Dikala aku termenung di atas kloset. 
Dikala menunggu keluar 
    Pluuung ! 

Minggu, 16 Maret 2014

Hai Rakyatku, Tolonglah Aku !

Hai Rakyatku 1
Tak usah buruk sangka
Kalian tahu aku sudah kaya
Kalian tahu hartaku dimana-mana

Janganlah berprasangka buruk
Hatiku akan terpuruk
Mendengar aku dikutuk
Dikatakan berpolitik busuk

Hai Rakyatku !
Aku cuma mau tahta
Di tambah sedikit harta
Itukan hasil kerja
Meski karyaku belum nyata

Hai Rakyatku !
Aku sudah terbiasa jadi penguasa
Tak pantas putus asa
Kalau tak enak rasa
Ingatlah aku punya jasa

Hai Rakyatku !
Tolonglah aku , dengarkanlah janjiku!
Aku benar-benar ingin jadi pemimpin
Tolonglah aku , pilihlah aku!
Cuma kalian yang bisa menolongku,

HAi Rakyatku!
Tahukah kalian betapa agungnya jadi pemimpin
Aku sadar mungkin kalian tak butuh dipimpim
Tapi aku butuh jadi pemimpin
Hanya kalian yang bisa menolongku.
 MJAukah kalian memilihku demi cita-citaku ?
Tolonglah Aku !

Rabu, 12 Maret 2014

Seragam Loreng

      Kakekku gagah, tampan dan paten
Berpangkat kapten di batalion delapan
di jaman penjajahan

Ku bayangkan langkah tegapnya serta dada yang membusung di topang tulang belakang yang kokoh

Ku bayangkan ia berpakaian loreng berteriak memimpin batalionnya

Ku bayangkan sesekali pakaian loreng itu
tertarik ke atas sewaktu iya mengangkat tangan .
hormat bendera atau mengangkat tangan untuk lancang depan

Ku bayangkan dengan bangga ia mengenakan seragam loreng itu seperti para pemuda kini yang berebut mendaftar jadi tentara untuk membela indonesia tercinta .

Mereka bangga pakai loreng .
Nanti ! kalau lulus nanti akan berseragam loreng..

Anggar-anggar loreng , telur puyuh juga loreng.

Minggu, 09 Maret 2014

Aku Suka Mama

     Aku akan dengar omongan Mamaku
Aku suka dukungan Mamaku
Kata Mama aku anggun di panggung , pakai gaun diatas lutut tanpa lengan
Kata Mama aku memesona karena liuk-liuk goyangan pinggulku pas dengan irama musik
Kata MAma desahan suaraku sexy
Kata Mama aku adalah tongkat estafet dari cita-citanya

Mama ingin aku jadi selebriti
Sayang kalau kecantikanku harus di tutupi
Merah merona aku punya pipi
modal buat menggaet laki-laki
Harus di pamerkan dari rambut sampai kaki
Aku melakoninya dengan senang hati
Karena pendapat mama asyik sekali

Tapi temanku bilang perempuan jangan mengubar aurat
Temanku bilang perempuan harus bisa mengaji bukan cuma menyanyi
Temanku bilang sexy itu mengundang dosa
Temanku bilang semua pendapatnya itu dari ustadzah
ikh, temanku jadi membosankan
Dia beda dengan mamaku
Untung aku tidak kenal dengan ustadzahnya
Jadi sebelum ia punya banyak bilang yang lain,
   Cepat-cepat aku pergi .
Sebelum ia punya banyak pantangan , Cepat-cepat aku lari
Sebelum ia banyak melarang cepat-cepat aku jauhi

Aku cuma suka Mamaku
Ia selalu mengajari tentang yang asik-asik
Aku cuma suka mamaku
Ia selalu mendukung karirku
Hidup  Mama !

Selasa, 04 Maret 2014

Ayah Temanku Orang Baik

       Ayah temanku orang baik
Selalu saja menolong orang
Tidak suka mempersulit masalah , apalagi menyusahkan
Bekerja sesuai tugas , membantu masyarakat

Berdiri di tengah jalan raya
Mengatur lajur kendaraan agar teratur dan benar
Menggunakan semprit dan kode-kode tangan
   Untuk menuntun pengendara .
Tak banyak kata-kata tapi pak sopir mengerti perintahnya.
YA , dia adalah seorang polisi lalu lintas.

Mereka ada agar untuk mengingatkan para sopir agar mematuhi lalu lintas
Mereka ada agar memberikan ganjaran bagi sang pelanggar
karena mereka ada , para sopir tak sembarang berkendara

Bagi pengendara yang tidak patuh terbirit-birit ketakutan akan mendapat hukuman .

Tapi ayah temanku polisi baik
Ia tak akan memberikan hukuman seperti yang orang takutkan
Ia pasti punya solusi bagi pelanggar.
Ia akan menolongnya.
Di bunyikannya semprit dan di arahkannya
Pak sopir membawa kendaraannya ke pinggir jalan.
Lalu ada tanya jawab
JAwabannya pun tak perlu salah atau benar
Yang penting pak sopir dapat menyalamkan
     lembaran rupiah sesuai perjanjian
Sambil mengucapkan Terima kasih *
Kendaraan melaju lagi


Gampang , Kan ! eh, enak kan !
Karena sikap seperti ayah temanku itu masyarakat
 Tidak sulit kalau sedang berhadapan dengan masalah.

Karena ayah temanku orang baik??