Pada siapa aku marah .
Tak menyangka jadi kalah
Rakyatku memang payah
Kasih sayangnya sepanjang galah
Tak ada lagi yang mau menjamah
Tempat mengadu hanya ibu dan ayah
Aku tak dengarkan kata ibu
Tak perlu bertarung dulu
Kalau mental belum siap di adu
Benar kata ibu
Bahaya kalau kalah pemilu
Sekali kalah jadi layu
Mata telah jadi kuyu
Padahal tadinya cuma sayu
Kulit kepala samakin berdebu
Pikiran berudah lugu
Tertawa sendiri walau tak lucu
Yang khawatir cuma ibu
Ibu! antarkan aku pergi ke tabib
Biar sedihku menghilang raib
Aku butuh mantra-mantra gaib
Biar penyakitku nanti di salib
Semua derita terhapus ajaib .